Latest News

1xbet
TEXASPOKER WIGOBET AFAPOKER RGOBET
123samsung Situs Judi Online Terpercaya

Selasa, 22 Mei 2018

Manfaat Puasa untuk Kesehatan

1xinfo.net - Kesehatan merupakan nikmat yang tidak dapat dinilai dengan harta benda. Untuk menjaga kesehatan, tubuh perlu diberikan kesempatan untuk istirahat. Puasa, yang mensyaratkan untuk tidak makan, minum, dan melakukan perbuatan-perbuatan lain yang membatalkan puasa dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani.

Puasa dapat mencegah penyakit yang timbul karena pola makan yang berlebihan. Makanan yang berlebihan gizi belum tentu baik untuk kesehatan seseorang. Kelebihan gizi atau overnutrisi mengakibatkan kegemukan yang dapat menimbulkan penyakit degeneratif seperti kolesterol dan trigliserida tinggi, jantung koroner, kencing manis (diabetes mellitus), dan lain-lain.

Pengaruh mekanisme puasa terhadap kesehatan jasmani meliputi berbagai aspek kesehatan, diantaranya yaitu:

. Memberikan kesempatan bagi alat pencernaan untuk beristirahat.

. Membebaskan tubuh dari racun, kotoran, dan ampas yang merusak kesehatan.

. Memblokir makanan untuk bakteri, virus, dan sel kanker sehingga kuman-kuman tersebut   tidak        bisa bertahan hidup.

. Menambah jumlah sel darah putih dan meningkatkan daya tahan tubuh. Pada minggu pertama            puasa belum ditemukan pertumbuhan sel darah putih. Namun, mulai hari ketujuh (minggu   kedua),    penambahan sel darah putih pesat sekali. Darah putih merupakan unsur utama   dalam sistem              pertahanan tubuh.

. Menyeimbangkan kadar asam dan basa dalam tubuh.

. Memperbaiki fungsi hormon yang diperlukan dalam berbagai proses fisiologis dan biokimia                tubuh.  Hormon dikeluarkan oleh kelenjar endokrin dan hipofisis sebagai reaksi tubuh   terhadap        berbagai tekanan dan stres lingkungan. Kekurangan atau kelebihan produksi   hormon tertentu akan    berdampak buruk pada kesehatan tubuh. Misal ketika mengalami   stres, hormon insulin dan                adrenalin yang mengatur waktu lapar terganggu sehingga nafsu   makan hilang atau bahkan datang      lebih cepat. Kekurangan produksi hormon insulin   berakibat munculnya penyakit diabetes,                  sedangkan bila berlebihan tubuh akan menderita   hiperglikemia. Pada saat puasa orang akan              bersabar dan berusaha menahan amarah dan   senantiasa pasrah pada Tuhan. Hal itu akan                    membuat      fungsi hormon berjalan normal   sehingga irama hidup lebih harmonis.

. Meremajakan sel-sel tubuh. Ketika kita berpuasa, organ tubuh berada pada posisi rileks,   sehingga      mempunyai kesempatan untuk memperbarui sel-selnya.

. Meningkatkan fungsi organ tubuh. Puasa akan memberikan rangsangan terhadap seluruh sel,              jaringan, dan organ tubuh. Efek rangsangan ini akan menghasilkan, memulihkan, dan                          meningkatkan fungsi organ sesuai fungsi fisiologisnya, misalnya panca indra menjadi   lebih tajam.

. Puasa meningkatkan fungsi organ reproduksi. Hal ini terkait dengan peremajaan sel-sel   yang            berpengaruh pada sel-sel urogenitalis dan alat-alat reproduksi lainnya. Hormon   yang berkaitan          dengan masalah perilaku seksual tidak hanya dihasilkan oleh organ indung   telur (estrogen) dan          testis (testosteron), tetapi juga oleh kelenjar hipofisis.


Disunahkan agar berbuka puasa diawali dengan makan buah kurma, atau dengan buah-buahan dan minuman yang manis seperti madu. Ajaran ini mengandung makna kesehatan karena buah-buahan dan minuman yang manis merupakan bahan bakar siap pakai yang dapat segera diserap oleh tubuh untuk memulihkan tenaga setelah seharian tubuh tidak disuplai oleh makanan dan minuman. Glukosa yang terkandung di dalam buah-buahan dan minuman yang manis merupakan sumber energi utama bagi sel-sel tubuh. Glukosa efektif dibutuhkan ketika tubuh memerlukan masukan energi yang diperlukannya.

Anjuran sahur bukan semata-mata untuk mendapatkan tenaga yang prima selama menunaikan ibadah puasa, melainkan juga mengandung makna bahwa puasa perlu persiapan agar selama berpuasa produktivitas kerja dan aktivitas sehari-hari tidak terganggu.

Pada waktu buka puasa dan sahur suplai gizi perlu diusahakan memenuhi unsur-unsur yang dibutuhkan tubuh, meliputi enam jenis zat gizi yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air. Pentingnya keseimbangan gizi sering kurang disadari karena hasilnya tidak terlihat langsung. Seseorang yang kekurangan zat gizi tertentu sama bahayanya dengan mereka yang kelebihan gizi tertentu. Makan yang seimbang baik dalam porsi maupun gizi akan mempengaruhi susunan saraf pusat dan kondisi biokimia tubuh. Makan yang seimbang adalah makan yang tidak kekurangan tetapi juga tidak berlebihan, yang disesuaikan dengan usia, kualitas dan kuantitas gerak serta kondisi tubuh.

Pada beberapa orang, pada saat puasa mempunyai keluhan seperti merasa lemas dan lesu atau stamina menurun, juga gangguan pencernaan seperti perut kembung dan gangguan lambung. Beberapa bahan pangan tertentu seperti madu, jahe, kencur, temu lawak, dan bahan-bahan lainnya dapat digunakan untuk mengatasi stamina menurun, kembung, dan gangguan lambung pada saat puasa.

Berikut beberapa bahan alami yang dapat digunakan agar puasa tetap fit dan segar.

1. Madu
Khasiat: meningkatkan stamina serta mempertahankan stabilitias tubuh agar tetap sehat dan bugar, melancarkan proses metabolisme, untuk kecantikan dan awet muda, mencegah gangguan pencernaan, dan lain-lain

2. Kurma
Khasiat: meningkatkan stamina dan energi, mencegah & mengatasi anemia (kurang darah), melancarkan pembuangan, sebagai penenang (merileksasi sel otot tubuh yang tegang), mencegah pendarahan rahim.

3. Jahe (Zingiber officinale Rosc.)
Khasiat: meningkatkan stamina, mengatasi perut kembung, masuk angin, mual, muntah, sakit kepala, pusing, demam, dan lain-lain

4. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)
Khasiat: kolesterol tinggi, meningkatkan stamina tubuh/tonikum, kurang darah, radang lambung/maag, perut kembung, dan lain-lain.

5. Kencur (Kaempferia galanga)
Khasiat: meningkatkan stamina tubuh, menghilangkan bau mulut, radang lambung, kembung, mual, muntah, masuk angin, dan lain-lain.

6. Ubi Jalar Merah (Ipomoea batatas)
Khasiat: perut kembung, peluruh kentut, masuk angin, gangguan lambung

7. Kunyit (Curcuma domestica Val.)
Khasiat/ efek: radang lambung, memperlancar pengeluaran empedu sehingga mengurangi perut kembung, mual, dan rasa begah di perut.

8. Kapulaga (Amomum cardamomum)
Khasiat: untuk radang lambung, mual, muntah-muntah, perut sebah dan kembung.

9. Kayu Manis (Cinnamomum burmanii)
Khasiat: untuk radang lambung, mual, muntah-muntah, perut sebah dan kembung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kami di Facebook