Latest News

1xbet
TEXASPOKER WIGOBET AFAPOKER RGOBET
123samsung Situs Judi Online Terpercaya

Sabtu, 19 Mei 2018

10 Prajurit dengan kemampuan paling mematikan di dunia, the real Rambo

1xinfo.net - Dalam sejarah dunia, perang telah menunjukkan betapa kuatnya kekuasaan dan kekuatan saat itu. Beberapa tentara di dunia telah berhasil menghasilkan prajurit kelas dunia. Dunia telah melihat beberapa tentara dan pahlawan perang yang berbeda di seluruh dunia dalam sejarah dengan kemampuan paling mematikan.

Prajurit-prajurit ini mematikan, tangguh dan berbahaya. Bukan hanya pria, wanita juga memainkan peran yang sama kuat dan penting selama perang. Para prajurit ini benar-benar sangat mengerikan di mata musuh mereka. Cerita tentang betapa mereka memiliki kemampuan luar biasa ini pun menjadi kisah yang layak diceritakan hingga sekarang.

Penasaran siapa saja mereka? Berikut 10 prajurit dengan kemampuan paling mematikan di dunia yang di lansir dari laman ListAmaze, Rabu (20/12). The real Rambo di dunia nyata nih!


1. Abu Azrael, panglima milisi Irak.
Abu Azrael mendapat julukan 'Angel of Death' karena membunuh lebih dari 1.500 pejuang ISIS. Ia dijuluki sebagai Rambo di kehidupan nyata. Komandan dari Kataib al-Imam Ali sebuah kelompok milisi Syiah Irak ini telah menjadi pahlawan di Irak. Azrael memiliki sejumlah besar pengikut di media sosial karena menolak ISIS di Irak. Ia menjadi ikon publik setelah memulai untuk melawan ISIS pada tahun 2014.

Pada tahun 2015, ia menjadi berita utama situs berita internasional di Inggris, Prancis dan Amerika Serikat. Motto Abu Azrael adalah 'lla tahin' yang secara harfiah berarti 'Sampai/menjadi debu' yang diartikan sebagai 'menggerogoti anda sampai debu'. Sebelum berperang melawan ISIS, ia adalah seorang anggota milisi di Angkatan Darat Mahqtada al-Sadr yang sedang berperang melawan AS. Pria ini merupakan superhero di dunia nyata yang sangat ditakuti di kalangan pejuang ISIS hingga menyebutkan namanya dilarang.


2. Zhang Taofang, penembak jitu China.
Zhang Taofang merupakan penembak jitu asal China yang mematikan di mana memiliki jumlah pembunuhan terbanyak tanpa bantuan telescopic-sight atau penglihatan teleskopik. Taofang berjuang untuk Komunis China selama Perang Korea. Setelah berlatih dengan intensif untuk menguasai keahlian menembaknya, pria ini bisa menembak jatuh satu musuh dalam sehari. Keesokan harinya, ia melepaskan 9 tembakan dan mengenai 7 musuh. Ini saja sudah melampaui rekor kemampuan dari banyak penembak jitu berpengalaman.

Pada hari ke-32, Taofang sudah menembak 214 tentara musuh. Ia bisa menembak musuh hanya dengan sebuah Mosin-Nagant tua tanpa PU scope. Taofang merupakan prajurit dengan bakat ekstrem dan merupakan salah satu penembak jitu terbaik sepanjang sejarah.


3. Adrian Carton de Wiart, Petugas Angkatan Darat Inggris.
Adrian Carton de Wiart adalah seorang prajurit pemberani yang lahir di Belgia dan bagian dari Angkatan Darat Inggris dan dikuburkan di Irlandia. Ia adalah seorang tentara yang garang dan tangguh. Carton de Wiart merupakan penerima Victoria Cross, dekorasi militer tertinggi diberikan untuk keberanian di berbagai negara persemakmuran.

Pria ini selamat dari Perang Boer, Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Ia tidak hanya selamat dari perang namun tertembak di wajah, kepala, perut, pergelangan kaki, kaki, pinggul dan telinga. Selain itu pria ini juga selamat dari dua kecelakaan pesawat, lolos dari kamp penjara dan meronek jari sendiri saat dokter menolak untuk melakukan amputasi. Carton de Wiart menjadi sosok legenda dengan mata yang ditutup satu dan tanpa lengan. Pria ini adalah seorang pejuang.


4. Kurt Knispel, ahli tank Jerman.
Kurt Knispel mungkin adalah ahli tank terbaik selama Perang Dunia II. Selama PD II, ahli tank Jerman ini berkontribusi dengan menghancurkan 168 tank menurut laporan, dan mungkin bisa lebih dari 200 tank. Pria ini dikenal telah bertugas sebagai sopir, penembak dan komandan di setiap model tank yang digunakan Jerman. 168 Tank yang dihancurkannya itu membuat ia menjadi prajurit paling sukses dalam peperangan lapis baja.

Knispel merupakan pahlawan perang sejati dan mematikan selama perang. Ia menjadi martis di usia yang masih muda, yakni 23 tahun. Pada tanggal 10 April 2013, sisa perjuangan Knispel telah ditemukan dan dikonfirmasi oleh pihak berwenang Ceko bersama 15 tentara Jerman lainnya. Jenazahnya ditemukan di balik dinding gereja di Vrbovec. Komisi Makam Perang Jerman mengubur kembali tubuhnya pada tanggal 12 November 2014 di pemakaman militer di Brno bersama 41 tentara lainnya yang tewas di berbagai tempat.


5. Carlos Hathcock, penembak jitu Angkatan Laut Amerika Serikat.
Penempak jitu Korps Marinir Amerika Serikat, Carlos Hathcock telah berhasil menembak 93 orang selama Perang Vietnam. Jumlah pembunuhan mungkin lebih tinggi dari itu dan diperkirakan lebih dari 300 orang. Ia adalah seorang prajurit mematikan yang rela duduk seharian di hutan hanya dengan membawa senjata untuk membunuh musuh.
Catatan hidup serta rinciannya yang luar biasa dari misi yang dilkaukan, membuat pria ini menjadi legenda di Korps Marinir AS. Hathcock diberi penghormatan dengan pemberian namanya untuk sebuah senapan yakni Springfield Armory M25 White Feather. Ya, Hathcock dijuluki sebagai 'White Feather' oleh Tentara Vietnam Utara. 'Warisannya' ini telah menjadi bagian dari beberapa film seperti Saving Private Ryan (1998) dan Sniper (1993).


6. Warren G. H. Crecy, Komandan Tank Amerika.
Prajurit ini sering disebut sebagai 'Black Captain America' atau 'Black Panther'. Ia dikenal sebagai 'Pria sangar di Batalion Tank 761'. Menurut sejarawan, pria ini telah menewaskan 300-400 orang. Pada tahun 1944, ia bersama 10 orang lainnya melawan musuh sampai tanknya hancur. Ia mampu menyingkirkan posisi musuh dengan menghancurkan tanknya hanya dengan kendaraan yang dipersenjatai dengan senapan mesin kaliber 30.

Crecy telah menghancurkan beberapa antitank, senapan mesin Jerman dan pos yang kuat hanya dengan sebuah senapan mesin tanpa mengkhawatirkan keamanan dirinya. Ia garang dan akan bertanggung jawab saat dibutuhkan dengan kemampuan serta semangat yang luar biasa.


7. Audie Murphy, tentara tempur Amerika.
Audie Murphy merupakan salah satu prajurit tempur Amerika yang paling memberi tanda jasa pada Perang Dunia II. Angkatan Darat AS memberinya penghargaan tempur militer atas keberanian dan kegagahannya. Ia juga memenangkan penghargaan Prancis dan Belgia atas kepahlawanan.

Murphy saat itu baru berusia 16 tahun dengan tinggi 5'5 inchi namun ingin melayani negaranya selama PD II. Audie Murphy awalnya ditolak oleh Marinir AS dan Angkatan Laut AS, namun ia diterima Angkatan Darat AS. Ia beraksi mulai dari invasi Sekutu ke Sisilia, Pertempuran Anzio, Pembebasan Roma, serbuan ke selatan Prancis dan akhirnya serangan tambang L'Omet dekat Cleurie di timur laut Prancis.


8. Klavdiya Kalugina, penembak jitu Soviet.
Klavdiya Kalugina adalah salah satu penembak jitu perempuan paling muda selama era Soviet di PD II. Pada usia 17 tahun, ia adalah bagian dari tim sniper aktif yang bertempur di Front Belorussian ke-3. Kalugina sempat sekolah penembak jitu Komsomol di mana ia harus berjuang untuk kelulusannya. Selama Front Belorussian ke-3 pada tahun 1944, senjata favoritnya adlaah senapan Mosin-Nagant dengan PU scope. Kalugina biasa menembak musuh pada jarak sejauh 200 meter sampai sejauh 1200 meter.


9. Hans-Ulrich Rudel, pilot tempur Jerman.
Hans-Ulrich Rudel adalah salah satu pilot serangan darat Jerman paling mematikan selama PD II. Ia adalah salah satu prajurit perang Jerman yang sangat berjasa. Rudel kebanyakan menerbangkan pesawat pengebom Junkers Ju 87 'Stuka'. Pilot garang ini tercatat telah menghancurkan 519 tank dan beberapa kapal.

Rudel telah menghancurkan lebih dari 800 jenis kendaraan di darat dan mengklaim 9 kemenangan di udara. Pilot berbahaya tersbeut menerbangkan 2.530 misi tempur selama kariernya dan menghancurkan total 2.000 target. Ia dianugerahi Knight's Cross dari Iron Cross dengan Daun Oak Keemasan, Pedang dan Berlian di Januari 1945. Dekorasi itu dibuat khusus untuknya.


10. Simo Hayha, penembak jitu Finlandia.
Simo Hayha adalah sniper paling garang dan berbahaya dalam sejarah. Ia diberi julukan 'White Death' oleh Tentara Merah. Hayha menggunakan senapan M/28-30 buatan Finlandia dan senapan mesin ringan Suomi KP/-31. Beberapa sumber melaporkan jumlah pembunuhan totalnya mencapai 505 pria selama Perang Dingin 1939-1940.

Antti Rantama, anggota dewan militer unit memuji jumlah total pembunuhan oleh Hayha sebanyak 259 orang. Sebuah kabar tentang Hayha yang baru ditemukan di tahun 2017 mengungkapkan bahwa ia telah menewaskan lebih dari 500 tentara Soviet dengan sniper dan senapan mesin ringan. Pada tahun 1940, wajahnya rusak oleh peluru yang menembus. ia misterius, berbahaya dan tak terlihat namun sangat kuat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kami di Facebook